Lambar, Harian Koridor.com-Akibat curah hujan yang tinggi beberapa waktu lalu mengakibatkan bencana alam longsong di dua titik pada Pekon Pampangan Kecamatan Sekincau Kabupaten Lampung Barat.

Usai menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Kecamatan Pagar Dewa Penjabat Bupati Lampung Barat Drs. H. Nukman M.M didampingi Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Dra. Zelda Naturi M.M meninjau langsung musibah tersebut, Rabu 15/02/2023.

Peninjauan tersebut merupakan tindak lanjut usulan Kepala Pusat (Kapus) Puskemas Sekincau pada pelaksanaan Musrenbang di Kecamatan Sekincau pada hari Rabu 08/02/2023 lalu.

Mengawali peninjauan Nukman bersama jajaran menuju lokasi longsor yang berada diarea belakang Puskesmas Sekincau kemudian dilanjutkan pada longsor yang terjadi di Pekon Pampangan yang mengakibatkan sebagian badan jalan telah terkikis.

Naasnya longsor tersebut mengakibatkan spiteng Puskesmas mengalami geronggongan, namun berkat inisiatif dari para petugas kesehatan telah diberi tanaman rumput gajah sebagai upaya pencegahan agar tidak terjadi longsor berkelanjutan.

Penjabat Bupati mengimbau pegawai Puskesmas untuk tetap waspada dan berhati-hati terlebih saat musim penghujan sehingga tanah menjadi tidak stabil dan rawan longsor.

Dikatakan untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan kedepannya akan dilakukan penanganan segera Sebab, menurutnya jika tidak segera ditangani dikhawatirkan terjadi pelebaran.

“Ini kalau kita lihat, jika dibiarkan ditakutkan akan tambah parah,” Kata Nukman.

Namun, untuk sementara berdasarkan koordinasi terhadap dinas terkait akan dilakukan penanganan darurat terlebih dahulu.

“Mungkin untuk sementara ini kita akan koordinasikan terhadap dinas terkait untuk memberikan penanganan darurat terlebih dahulu terhadap bencana alam yang terjadi di Pekon Pampangan kecamatan Sekincau ini,” Pungkasnya.

Turut hadir mendampingi Pj Bupati, Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala Perangkat Daerah, Camat dan Peratin.(kf/lia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *