Lampung – Komandan Korem (Danrem) 043/Garuda Hitam, Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, menegaskan bahwa prajurit TNI tidak boleh bersikap pasif atau hanya menunggu perintah. Prajurit dituntut untuk proaktif hadir di tengah masyarakat guna memahami persoalan dan memberikan solusi nyata.
Penegasan tersebut disampaikan Danrem saat melakukan kunjungan kerja ke Markas Kodim 0410/Kota Bandar Lampung, Sabtu (31/10/2026). Menurutnya, kedekatan dengan masyarakat bukan sekadar rutinitas tugas kewilayahan, melainkan esensi dari pengabdian seorang prajurit.
“Kunjungan ini untuk memastikan prajurit tidak hanya berinteraksi dengan lingkaran yang itu-itu saja. Komunikasi harus diperluas ke tokoh agama, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen agar informasi yang benar tersampaikan dan manfaat kehadiran TNI dirasakan langsung,” ujar Brigjen Sumarlin dalam arahannya.
Ia menilai, kepekaan dan inisiatif personel menjadi kunci utama dalam menjaga kepercayaan publik terhadap institusi TNI.
*Dukung Program Pemerintah*
Dalam kesempatan tersebut, Danrem juga menyoroti pentingnya pemahaman prajurit terhadap program-program strategis pemerintah. Ia meminta seluruh personel menguasai detail program, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Kesehatan Gratis, Sekolah Rakyat, hingga Koperasi Desa Merah Putih.
Pemahaman tersebut dinilai krusial agar prajurit dapat membantu menyosialisasikan dan mengawal pelaksanaan program tersebut hingga ke tingkat masyarakat.
*Imbau Pengelolaan Keuangan Keluarga*
Di sisi lain, Danrem menyinggung aspek kesejahteraan internal. Ia mengimbau seluruh prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di jajarannya untuk mengelola keuangan keluarga secara bijaksana.
“Kesejahteraan keluarga perlu didukung dengan kemampuan mengatur pendapatan dan pengeluaran. Ini penting agar tugas di lapangan tidak terganggu oleh masalah ekonomi rumah tangga,” tuturnya.
Kedatangan Danrem yang didampingi Ketua Persit KCK Koorcab Rem 043 PD XXI/Radin Inten disambut dengan upacara kehormatan oleh Dandim 0410/Kota Bandar Lampung, Kolonel Arm Roni Hermawan, serta pengalungan selendang tapis. Kegiatan ini juga disambut antusias oleh para prajurit, Aparatur Sipil Negara (ASN), dan anggota Persit di lingkungan Makodim.
