Pesawaran-Berawal dari sebuah kios kecil di Pasar Gerning, Kabupaten Pesawaran, Lampung, Fitriani kini berhasil mengembangkan usahanya menjadi toko grosir sembako berkat dukungan BRI.

Perjalanan usaha Fitriani tidak terlepas dari semangatnya dalam memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga. Dengan tekad kuat dan konsistensi dalam menjalankan usaha, ia terus berupaya menambah persediaan barang dagangan serta memperluas jangkauan pelanggannya.

Dalam proses pengembangan usaha tersebut, Fitriani menjalin kemitraan dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Unit Trimulyo, yang memberikan akses pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk mendukung kebutuhan modal usahanya.

Pinjaman pertama sebesar Rp25 juta dengan jangka waktu dua tahun dimanfaatkan Fitriani untuk menambah stok sembako agar dapat memenuhi kebutuhan pelanggan. Seiring berjalannya waktu, usahanya menunjukkan perkembangan positif hingga ia berhasil menyelesaikan pinjaman pertamanya.

Melihat peluang usaha yang semakin terbuka, Fitriani kemudian kembali memperoleh pembiayaan KUR sebesar Rp35 juta dengan jangka waktu dua tahun. Dana tersebut digunakan untuk mendukung pengembangan usaha dan meningkatkan kapasitas penjualan.

Berkat kedisiplinan dalam mengelola usaha dan komitmen memenuhi kewajiban pembiayaan, Fitriani kembali mendapatkan kepercayaan untuk memperoleh fasilitas KUR sebesar Rp100 juta dengan jangka waktu tiga tahun. Pinjaman ketiga tersebut saat ini masih berjalan dan menjadi salah satu penopang dalam upaya memperkuat persediaan barang dagangan serta mengembangkan skala usahanya.

Berkembang dari Kios Kecil Menjadi Pusat Belanja Grosir

Perkembangan usaha Fitriani terlihat dari perubahan tempat usahanya. Jika dahulu ia memulai bisnis dari kios kecil di Pasar Gerning, kini ia juga telah membangun kios di halaman rumahnya untuk mendukung aktivitas perdagangan.

Usaha yang dijalankannya semakin berkembang menjadi toko grosir sembako yang melayani pembelian dalam jumlah besar. Pelanggannya tidak hanya berasal dari masyarakat Desa Gerning, tetapi juga para pemilik toko kecil di desa tersebut dan wilayah sekitarnya.

Pertumbuhan ini menjadi pencapaian penting bagi Fitriani. Dengan persediaan barang yang semakin memadai, ia memiliki kesempatan untuk melayani kebutuhan pelanggan secara lebih luas sekaligus menjaga keberlangsungan usahanya di tengah persaingan perdagangan.

Kisah Fitriani menunjukkan bahwa perkembangan usaha tidak selalu dimulai dari modal besar. Dengan memanfaatkan peluang, menjaga kepercayaan pelanggan, dan mengelola keuangan secara disiplin, usaha yang dirintis secara sederhana dapat tumbuh menjadi bisnis yang lebih kuat dan berkelanjutan.

BRI Dukung Pengembangan Usaha Mikro

Pemimpin Cabang BRI Kanca Teluk Betung, Hutama Wiranegara Gunawan, menyampaikan bahwa pengembangan usaha mikro merupakan bagian penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Akses pembiayaan yang sesuai kebutuhan usaha diharapkan dapat membantu pelaku UMKM meningkatkan kapasitas bisnis dan memperluas kesempatan usaha.

Kisah Fitriani menjadi salah satu gambaran bagaimana pembiayaan perbankan dapat dimanfaatkan sebagai sarana untuk mendukung pengembangan usaha produktif. Namun, keberhasilan usaha juga ditentukan oleh ketekunan pelaku usaha, kemampuan membaca peluang pasar, serta kedisiplinan dalam mengelola keuangan dan memenuhi kewajiban pembiayaan.

Melalui layanan dan produk pembiayaan yang tersedia, BRI terus berkomitmen mendukung pelaku UMKM agar memiliki kesempatan untuk mengembangkan potensi usahanya, meningkatkan produktivitas, dan memperkuat perekonomian daerah.

Bagi Fitriani, perjalanan dari kios kecil hingga menjadi toko grosir sembako merupakan hasil dari proses panjang yang dijalani dengan penuh kesabaran. Ia membuktikan bahwa setiap tahapan usaha, sekecil apa pun, dapat menjadi fondasi untuk mencapai perkembangan yang lebih besar.

Kisah ini diharapkan dapat menginspirasi pelaku UMKM lainnya, khususnya di Kabupaten Pesawaran, untuk terus berani mengembangkan usaha, memanfaatkan akses pembiayaan secara bijak, dan menjadikan setiap peluang sebagai langkah menuju masa depan yang lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *