Lamteng-DPRD Lampung Tengah (Lamteng) Febriyantoni,S.E., M.M., didampingi Wakil Ketua I Ilyas Hayani Muda,S.H.,M.Si.,Kabag Persidangan Eka Dedi Mahendra, Kasubag Umum Niko, beserta staf jajaran sekretariat DPRD menerima kunjungan Perwakilan Forum Lintas Media Massa (FLMM) Lampung Tengah, bertempat diruang Rapat DPRD Lamteng Senin (12/01/2026).
Forum Lintas Media Massa mengelar Audensi bertujuan untuk menyampaikan sekaligus menyuarakan Aspirasi dalam rangka memperjuangkan kepentingan Media serta mendorong tata kelola anggaran publikasi yang adil, transparan dan berpihak pada media lokal.
Adapun pokok-pokok pembahasan yang akan kita sampaikan dalam Audensi tersebut :
*Pertama Anggaran Publikasi Tahun 2026
*Kedua Besaran Anggaran Publikasi Tahun 2026 di Dinas Kominfo dan Sekretariat DRPD di”Fik”kan
*Ketiga Libatkan Media dalam Pengelolaan Anggaran Publikasi Media.
*Keempat Nilai antara Media Cetak dan Elektronik Timpang.
*Kelima Permintaan Pergantian Sekretaris Dewan (Sekwan).
*Keenam Transparansi Aturan Kerja sama (MoU) Media.
*Ketujuh Prioritas Kepada Media lokal dalam kerja sama publikasi.
Ketua DPRD Lamteng, Febriyantoni menyampaikan, apresiasi dan ucapan terima kasih kepada perwakilan FLMM Lamteng, atas aspirasi, saran dan pertimbangan yang di sampaikan dalam forum audensi.
Kita menjaga kondusifitas karena kita keluarga” kata Pebri
dan pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak eksekutif untuk bagaimana aspirasi ini bisa terealisasi, dan semua pihak dapat menjalankan fungsinya masing-masing.
Legislatif sangat mengapresiasi atas aspirasi yang di sampaikan FLMM Lamteng, dalam audensi tadi. Tetapi kita perlu berkoordinasi dengan pihak eksekutif untuk bagaimana, aspirasi kawan-kawan media ini bisa terealisasi,” ujar Febri.
Dimana menurutnya, legislatif kurang memahami tentang juklak juknis terkait MoU atau kerjasama antara media dengan pihak Sekretariat. Oleh sebab itu, pihaknya akan menjembatani aspirasi yang di sampaikan dalam dialog audiensi ke pihak eksekutif dan pihak terkait.
Kita membuka ruang dialog ini agar apa yang menjadi aspirasi kawan-kawan bisa kita carikan solusi atau jalan keluarnya, apakah nanti kita akan membentuk tim yang akan melibatkan perwakilan media, dalam menggodok hal ini agar semua bisa transparan dan sama-sama tidak ada pihak yang di rugikan,” ungkapnya.
Ketua FLMM Lamteng, Gunawan mengatakan, bahwa audensi ini merupakan jawaban atas surat yang di kirim FLMM pasca aksi beberapa waktu lalu, yang meminta pihak legislatif memberikan ruang dialog untuk membahas poin-poin aspirasi.
Dimana saat aksi damai yang di gelar beberapa waktu lalu di DPRD Lamteng, tidak ada perwakilan dari 50 Anggota Legislatif yang menerima FLMM untuk menyampaikan aspirasi saat itu.
Audensi ini merupakan jawaban dari surat yang kita kirim pasca aksi beberapa waktu lalu. Dengan adanya ruang dialog yang di berikan pimpinan DPRD Lamteng, kita merasa suara kita, masih di dengar dan mendapat tanggapan positif, meski semuanya butuh waktu untuk pihak legislatif memberikan jawaban pasti dari aspirasi yang disampaikan FLMM,” ungkap Gunawan.
Disinggung soal apa saja poin yang di sampaikan saat audensi bersama pimpinan DPRD tadi, ia menyampaikan, bahwa poin yang dibahas dalam dialog masih seputar beberapa poin aspirasi yang di tuntut dalam aksi beberapa waktu lalu.
Dengan adanya ruang dialog yang diberikan pimpinan DPRD Lamteng, kita sedikit merasa lega, bahwa suara kita tersampaikan ke ruang wakil rakyat yang kita percaya sebagai jembatan ke pihak eksekutif,” pungkasnya. (ella)
