Bandar lampung-Hujan deras yang mengguyur Kota Bandarlampung pada Jumat malam, 21 Februari 2025, menyebabkan banjir parah di Kelurahan Sepang Jaya.

Kejadian ini berlangsung sekitar pukul 21.15 WIB, mengakibatkan sejumlah warga terpaksa mengungsi ke masjid terdekat untuk mencari tempat yang lebih aman.

lokasi kejadian, air banjir merendam Jalan M. Nur 1 dan Gang Citra, hingga mencapai tinggi pinggang orang dewasa.

Santoso, salah satu warga setempat, mengungkapkan bahwa banjir datang dengan cepat sehingga banyak barang di rumahnya tidak sempat dipindahkan.

“Yang kena lingkungan 1 dan lingkungan 2, Sepang Jaya. Barang-barang di rumah saya sudah terendam air. Gak sempet mindahinnya, air datangnya cepet,” ujarnya.

Dalam situasi darurat ini, warga berinisiatif untuk mengungsi ke Masjid M. Nur demi keselamatan mereka.

“Warga pada ngungsi ke masjid M. Nur. Takut air tambah tinggi. Sementara untuk istirahat di masjid,” imbuhnya.

Sementara itu, kondisi di rumah beberapa ketua RT setempat, juga tidak kalah memprihatinkan. Rumahnya terendam banjir hingga sepinggang orang dewasa, dengan air memenuhi ruang tamu dan menenggelamkan perabotan rumah tangga seperti meja dan lemari.

Di tengah kepanikan akibat banjir, seorang warga bernama Sela warga RT 4 mengalami insiden yang lebih mengkhawatirkan. Ia terpatuk ular saat ingin masuk ke dalam rumah.

Ia kaget saat membuka pintu rumah, ular berwarna gelap tiba-tiba muncul dari dalam rumah dan seketika mematuk kaki kiri Sela.

“Kaki kiri Sela kepatuk ular kadut, sampai berdarah. Kaki bengkak, khawatir kena racun, langsung kita bawa ke Rumah sakit Abdul Muluk” jelas Santoso.

Karena tingginya air banjir dan pencahayaan redup, warga gagal menangkap ular tersebut.

“Kabur ularnya, cepet lewatin banjir mas,” kata Santoso.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *