Way Kanan – Menyikapi keresahan masyarakat Kampung Negeri Batin, khususnya Dusun Sidorejo dan Dusun Waikancha KM-16, akibat kemunculan seekor beruang di sekitar kebun dan pemukiman warga, Pemerintah Kabupaten Way Kanan bergerak cepat. Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Arie Anthoni Thamrin menyatakan bahwa pihaknya akan segera mengambil langkah koordinatif dengan instansi terkait.
“Ya, secepatnya kita akan bersurat juga kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA). Ini saya mau ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan akan saya tugaskan mereka untuk membuat surat permohonan agar segera ditindaklanjuti, karena situasi ini sudah sangat meresahkan,” ujarnya saat ditemui diruangannya, Selas (24/6/2025).
Lebih lanjut, Arie menegaskan bahwa penanganan kemunculan beruang ini tidak boleh dianggap sepele, terlebih telah ada laporan bahwa kasus serupa sebelumnya sempat terjadi di wilayah Baradatu dan menyebabkan korbanapa.
“Jangan sampai tidak ada tindakan. Apalagi sebelumnya di Baradatu sudah ada korban. Kita ingin ini segera ditangani oleh pihak yang memiliki kewenangan dan keahlian, yaitu BKSDA,” tegasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan sementara waktu menghindari aktivitas seorang diri di area kebun atau hutan, terutama pada pagi dan sore hari yang diketahui sebagai waktu aktifnya satwa liar seperti beruang.
Pihak pemerintah kampung dan kecamatan pun diinstruksikan untuk segera melaporkan setiap perkembangan atau kemunculan kembali satwa tersebut agar dapat ditindaklanjuti lebih cepat.
Dengan langkah ini, diharapkan situasi kembali kondusif dan masyarakat dapat kembali beraktivitas seperti biasa tanpa rasa takut. (Andre)
