Lambar,Harian Koridor.com-Dugaan Oknum Mantan Peratin Pekon Hujung Raup keuntungan besar dari Dana Desa DD tahun 2023. Pekon Hujung kecamatan Belalau kabupaten Lampung Barat, Sabtu 13 Januari 2024.

Ismet mantan Peratin Pekon Hujung kini menjadi sorotan publik. Mantan Peratin itu menjadi sorotan lantaran adanya indikasi Korupsi saat dirinya masih menjabat sebagai Peratin Pekon Hujung ditahun 2023.

muncuat dugaan korupsi tersebut bermula dari informasi salah satu masyarakat yang enggan disebutkan namanya itu, mengatakan ada kejanggalan pada realisasi dana desa DD di tahun 2023.

“Dan dari informasi tersebut tim media ini mencoba melihat data dana desa tahun 2023 pekon Hujung, dan berdasarkan data yang ada ditahun 2023, Dana Desa Pekon Hujung secara keseluruhan mencapai Rp.1.137.242.000.00.

Ironisnya dari beberapa laporan realisasi dana desa, tim media ini menemukan beberapa kejanggalan yang mengarah kepada indikasi korupsi contohnya seperti, Mark’Up dan fiktif. dan Untuk menguatkan data temuan itu. Tim media ini mengkonfirmasi jurutulis /Sekdes Desa Pekon Hujung. Pada hari Jum’at 5 Januari 2024.

Dari keterangan sekdes. Terdapat beberapa kejanggalan yang mendekati indikasi mark’Up dan Fiktif. Ada pun indikasi yang dimark’Up seperti Dana untuk pembelian kaos olahraga untuk 24 Aparat pemerintahan desa, terdapat indikasi mark’Up. Mengingat dana untuk pembelian kaos olahraga keseluruhannya senilai. Rp. 56.373.500.00., jika dikalkulasikan 1 seragam senilai Rp. 2.348.895.xxx!!???????

“Dan adupun indikasi/Dugaan fiktif diantaranya seperti pelatihan siskudes,barang dan jasa, keperluan sosialisasi, belanja kursus kegiatan dengan nominal dana yang terealisasi di tahun 2023. Rp. 22.186.500.00., Indikasi fiktif ini dikuatkan oleh keterangan sekdes desa, karena menurut sekdes kegiatan itu memang tidak terealisasi.

Dari sejumlah temuan tersebut. Demi Yanto Ketua Team investigasi LMPP Marcab Lampung barat angkat bicara, dirinya mendesak pihak aparat penegak hukum ( APH )dapat segera Memeriksa dan mengaudit seluruh laporan realisasi penggunaan dana desa pekon Hujung di tahun 2023.

Karena menurutnya besarnya nilai dana desa yang dikelola oleh mantan Peratin itu dananya satu miliar lebih dan itu kita duga sarat akan korupsi besar-besaran salah satu contoh seperti pengadaan seragam olahraga.
dan itu baru beberapa saja dari sekian banyaknya kegiatan dana desa.

Bahkan yang lebih mengejutkan lagi, ternyata selesainya jabatan Ismet menjadi Peratin Pekon Hujung. Ismet sang mantan Peratin itu gandeng sang istri untuk menjadi PJ Peratin Pekon Hujung. Nah ada apa ini.. ikuti terus beritanya pada edisi mendatang (Team).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *