Lambar, Harian Koridor.com-Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) siswa/siswi Kelas X, SMA Negeri 1 Sekincau, Kabupaten Lampung Barat Tahun Pelajaran 2023-2024 di hari kedua pihak sekolah mengundang tim Gerakan Literasi Daerah (GLD) Lambar sebagai pihak pemateri. 

Hadir pengurus GLD kabupaten Duta Suhanda, Dela Puspita dan Andi dalam memberikan materi seputar literasi yang menggelar tatap muka dengan 203 siswa baru di ruang masjid setempat.

Kepala SMAN 1 Sekincau Imam Sape’i, M.Pdi selaku kepala SMAN 1 Sekincau menjelaskan kegiatan MPLS dilaksanakan selama tiga hari, Senin-Rabu.

Hari pertama orientasi, seluruh siswa mengikuti upacara bendera bersama para orang tua/wali, yang kemudian rangkaian orientasi wali di laksanakan di masjid sekolah, dengan banyak materi pembahasan yakni ajakan kepada orang tua tentang bagaimana melakukan antisipasi, dalam kebersamaan agar antar sekolah dan wakil tidak sampai terjadi hubungan yang kurang baik, mulai dari lingkungan keluarga, lingkungan sekolah maupun lingkungan masyarakat.

“Pada orientasi MPLS hari pertama pihak. Sekolah memaparkan tentang program sekolah, program sekolah, hubungan wali dengan sekolah dengan lingkungan dan masyarakat  termasuk kewajiban yang harus dipenuhi wali sehingga kedepan tidak muncul permasalahan,” tegasnya.

Sedangkan pada MPLS hari kedua menjadi orientasi spesial dengan menghadirkan tim GLD dalam rangka mempertajam program Gerakan Literasi Sekolah (GLS) yang memang sudah lama berjalan di SMA tersebut.

Dijelaskan Imam tujuan akhir MPLS tujuan supaya anak didik  baru lebih cepat cinta dengan sekolah.

Dimana setelah mengenal sekolah mulai dari visi dan misi, serta program apa maupun ekstrakurikuler (ekskul). Tumbuhlah kecintaan siswa terhadap sekolah, yang menghasilkan siswa merasa betah menempuh pendidikan.

“MPLS ini upaya dalam menumbuhkan rasa cinta lebih awal siswa kepada almamater,” imbuhnya.

Sementara Duta Suhanda selaku pemberi materi dalam orientasi MPLS  Tim GLD menyampaikan materi Pengenalan GLD Lambar dan GLS.

Dimana, Gerakan Literasi di masa kepemimpinan Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus dan Mad Hasnurin menciptakan satu kebijakan dan program baru yang mempunyai dampak positif sangat besar terhadap pertumbuhan dan perkembangan Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat Lampung Barat yaitu lahirnya Tiga Komitmen Daerah, yaitu Kabupaten Konservasi, Kabupaten Tangguh Bencana dan Kabupaten Literasi.(lia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *